Secuil sejarah berkembangnya pabrik tas kulit di Jogja
Secuil sejarah berkembangnya pabrik tas kulit di JogjaSecuil sejarah berkembangnya pabrik tas kulit di Jogja

Secuil sejarah berkembangnya pabrik tas kulit di Jogja

Rp
stock
Habis
Deskripsi Produk
Rating : 0/5
Kategori : .

grosir tas kulitKota Yogyakarta merupakan salah satu pusat produksi tas kulit terbaik di Indonesia yang terkenal dengan produk kulitnya yang bermutu tinggi, bahkan sudah diakui dunia dengan meningkatnya kuantitas ekspor setiap tahunnya.

Sejarah industri tas kulit Jogja tidak bisa lepas dari sebuah desa kecil yg menjadi sentra industri pembuatan tas kulit di Jogja yg bernama Manding. Sejarah Manding berawal dari keprihatinan seorang pemuda bernama Prapto Sudarmo yang melihat banyak pengangguran di Desa Manding, yang mayoritas pekerjaannya adalah petani penggarap dengan lahan pertanian yang relatif sempit

Beliau bertekad  untuk menimba ilmu tepatnya belajar proses pembuatan kerajinan tas kulit di tempat saudaranya di daerah Rotowijayan (sebelah barat alun-alun Jogyakarta),bertahun-tahun beliau belajar dengan tekun,serius. Dengan berbekal pengetahuan yang dimiliki pada tahun 1953, bapak Prapto Sudarmo memulai usahanya di kampung halamannya yaitu di desa Manding,Sabdodadi,Bantul.

Jatuh bangun dalam berusaha harus beliau hadapi, apalagi era tahun 60an dengan situsi ekonomi dan politik yang kurang stabil maka usaha kerajinan kulit yang dirintisnya mengalami kemunduran. Pada tahun 1972 , beliau membuka kembali usaha kerajinan kulitnya. Produksinya mulai dikenal di manca negara karena mutu dan kualitasnya dapat bersaing dengan produk luar.

Sampai hari ini tak terhitung jumlah pengrajin tas kulit yang tersebar di seluruh penjuru kota Jogja dan sekitarnya. Baik yang berskala besar maupun yang sifatnya home industri tas kulit. Termasuk kami diantaranya sebagai salah satu produsen tas kulit di kota Jogja yang mendapatkan kepercayaan dari banyak client kami baik dalam maupun luar negeri untuk terus mengembangkan salah satu produk andalan dari kota Jogja ini.

Tags: , , , ,